10h06b1989t's Blog

titik balik peradaban

Posted on: 02/01/2010

Titik Balik Peradaban

1. Gelombang yang Terbalik

Dalam bab pertama ini Fritjof Capra menceritakan bagaimana pada awal dua dasawarsa terakhir abad kedua puluh ini telah terjadi suatu krisis global yang serius, keadaan dimana untuk pertama kalinya kita dihadapkan pada ancaman kepunahan ras manusia yang nyata dan semua bentuk kehidupan. Kita menimbun puluhan ribu senjata nuklir, yang cukup menghancurkanseluruh dunia beberapa kali, pentagon bulan November 1978 meluncurkan program produksi senjata nuklirnya sampai-sampai anggaran untuk pertahanan sebesar seribu miliar dolar. Biaya kegilaan nuklir kolektif ini pun mengejutkan, pada tahun 1978 pengeluaran militer dunia kira-kira 425 Miliar dolar-lebih dari satu miliar dolar perharinya. Sementara itu lebih dari lima belas juta orang ,sebagian besar anak-anak meninggal karena kelaparan setiap tahun.

Ancaman perang nuklir merupakan bahaya terbesar yang dihadapi oleh manusia saat ini, meskipun bukan satu-satunya, kelebihan penduduk dan teknologi industri menjadi penyebab terjadinya degradasi hebat pada alam kita,mulai dari polusi udara, pencemaran makanan dan minuman dari bahan kimia beracun. Berbarengan dengan munculnya berbagai patologi social kita juga menyaksikan adanya berbagai anomaly perekonomian kita, inflasi yang menjadi-jadi, pengangguran besar-besaran dan distribusi pendapatan dan kekayaan yang tidak merata.

Dihadapkan pada ancaman ragkap tiga, habisnya  energy, inflasi dan pengangguran, para politisi tidak tahu lagi mana yang harus diputar terlebih dahulu untuk mengurangi kerusakan. Adalah suatu zaman yang mengejutkan bahwa orang-orang yang seharusnya ahli diberbagai bidang tapi tidak mampu menyelesaikan masalah dalam bidang keahlian mereka. Sudah menjadi tradisi bagi presiden amerika untuk berpaling kepada para akademisi untuk berkonsultasi, baik secara langsung maupun melalui tenaga pemikir. Pendekatan semacam itu teryata tidak akan pernah menyelesaikan masalah melainkan sekedar memutarnya dalam hubungan social dan jaring-jaring hubungan social dan ekologis yang kompleks. Suatu masalah hanya akan diselesaikan hanya jika struktur jaring-jaring itu sendiri diubah, dan hal ini akan melibatkan berbagai transformasi lembaga social, nilai-nilai dan pemikiran kita.

Untuk memahami budaya yang multisegi kita perlu mengambil pandangan yang sangat luas dan memandang situasi kita dalam konteks evolusi budaya manusia. Kita harus mengubah persfektif kita dari akhir abad kedua puluh ke suatu rentan waktu yang mencakup ribuan tahun, dari pengertian structural social statis hingga persepsi pola-pola perubahan dinamis. Dilihat dari prespektif ini, krisis muncul sebagai suatu aspek trasnformasi. Orang cina selalu memiliki suatu pandangan yang dunia yang dinamis dan pengertian sejarah yang tajam, tampak menyadari sepenuhnya ada hubungan yang kuat antara antara krisis dan perubahan. Istilah yang mereka gunakan untuk krisis “wei-ji” yang berarti hurup bahaya dan kesempatan.

Psikolog barat telah menegaskan tentang intuisi kuno ini. Tranformasi budaya tersebut secara tipikal didahului oleh bermacam-macam indicator social (keterasingan, meningkatnya penyakit mental, gangguan social). Para sejarawan tidak memiliki suatu teori dinamika yang komprehensif tapi tampak kemiripan melalui siklus proses pertumbuhan, keruntuhan dan disintegrasi.

Arnold Toynbee mengatakan terjadinya suatu peradaban itu terjadi karena adanya transisi dari kondisi statis ke aktivitas dinamis. Dia melihat bahwa pola dasar dalam proses terjadinya peradaban itu sebagai suatu pola interaksi yang disebutnya tantangan dan tanggapan. Peradaban terus tumbuh ketika tanggapan terhadap tantangan awal berhasil membangkitkan momentum budaya yang membawa masyarakat keluar dari kondisi equlibrieum memasuki keseimbangan yang berlebihan (over balance) yang tampil sebagai tantangan baru. Setalah mencapai puncak peradaban cenderung kehilangan tenaga budayanya dan kemudian runtuh.

Dia melihat ada tiga transisi yang dapat mengguncang dasar kehidupan kita dan akan mempengaruhi system social, ekonomi dan politik kita secara mendalam. Transisi pertama disebabkan oleh runtuhnya system patriarchal, disini dikatakan peradaban didasarkan dengan system filsafat, social dan politik dimana laki-laki cinderung lebih kuat daripada perempuan (kurun waktu 3000 tahun). Transisi kedua yaitu ditandai dengan runtuhnya zaman bahan bakar fosil, yang ditandai dengan transisi dari bahan bakar fosil ke zaman bahan bakar surya. Transisi ketiga berhubungan dengan nilai budaya yang ditandai dengan “perubahan paradigma” suatu perubahan penting dalam pemikiran, persepsi, dan nilai-nilai yang membentuk suatu visi realitas tersendiri.

Kemunduran system patriarchal, berakhirnya zaman bahan bakar fosil, dan semua perubahan paradigma yang terjadi, semuanya berpengaruh pada proses global yang sama. Oleh karena itu, krisis dewasa ini bukan sekedar krisis individu, pemerintah, atau lembaga social, melainkan suatu transisi yang berdimensi planet. Sebagai individu,sebagai masyarakat, sebagai peradaban, dan sebagai ekosistem planet, kini kita tengah mencapai titik balik.

Tranformasi budaya sebesar dan sedalam ini tidak dapat dicegah. Transformasi ini tidak dapat dilawan tapi sebaliknya harus disambut sebagai satu-satunya pelarian dari penderitaan, kehancuran dan kebekuan.

2. Mesin Dunia Ala Newton

Pandangan dunia dan system nilai yang melandasi kebudayaan kita dan yang telah dikaji ulang secara seksama telah dirumuskan dalam sketsa penting abad keenam belas dan tujuh belas. Antara tahun 1500 dan 1700 itu terdapat satu perubahan dramatis pada cara manusia menggambarkan duniannya dan cara berpikir mereka. Sebelum tahun 1500 pandangan dunia di eropa dan sebagian peradaban lain bersifat organic, ditandai dengan saling ketergantungan antara fenomena spiritual dan fenomena material dan prinsip bahwa kebutuhan masyarakat umum lebih utama daripada kepentingan pribadi. Kerangka ilmiah dari dunia organic ini didasarkan dua otoritas yaitu Aristoteles dan Gereja. Sifat dasar ilmu pada abad pertengahan sangat berbeda dengan sifat dasar ilmu modern.

Para ilmuan abad pertengahan lebih didasarkan atas penalaran dan keimanan dan tujuan utamanya adalah memahami makna dan signifikansi segala sesuatu, dan bukan untuk tujuan peramalan dan pengendalian. Pandangan abad pertengahan itu berubah secara mendasar pada abad keenam belas dan ketujuh belas. Pengertian alam semesta yang berbentuk organic digantikan oleh pengertian bahwa dunia laksana sebuah mesin, dan mesin dunia itu kemudian menjadi metafora yang dominan pada jaman modern. Perkembangan ini diakibatkan oleh perubahan-perubahan revolusioner dalam ilmu fisika dan astronomi yang puncaknya pada prestasi yang dicapai oleh Copernicus, Galileo, dan Newton. Ilmu pada abad ketujuh belas didasarkan atas suatu metode penelitian baru yang dikembangkan dengan sedemikian rupa oleh Francis bacon dengan melibatkan deskripsi alam matematis dan metode penalaran analitik yang disusun oleh si jenius Descartes. Dengan mengakui peran ilmu yang sangat menentukan dalam perubahan luar biasa, para sejarawan telah menyebut abad keenam belas dan tujuh belas sebagai Zaman revolusi ilmiah.

Tanda dimulainya zaman revolusi ilmiah terdiri dari beberapa kejadian yaitu:

Nicolas Copernicus mematahkan pandangan geosentrik Ptolemy dan Gereja yang telah diterima sebagai dogma selama lebih dari seribu tahun. Pandangannya bumi bukan pusat alam semesta tapi hanya salah satu dari sekian planet, dan manusia didepak sebagai gambaran sentral utama ciptaan tuhan. Dan dia telah menunda publikasi penemuannya hingga tahun 1543, dan bahkan dia mengajukan bahwa pandangan heliosentrik itu sekedar sebuah hipotesis. Copernikus  diikuti Johanes Kepler, seorang ilmuan sekaligus ahli mistik yang mencari harmoni planet kemudian hukum emfiriknya dikenal tentang gerak planet. Namun pandangan sebenarnya dalam pandangan ilmiah adalah perubahan yang dihasilkan oleh Galileo Galilai yang terkenal menemukan hukum bintang jatuh ketika dia mengalihkan perhatianya pada astronomi. Dengan mengarahkan teleskop yang baru diciptakannya ke langit. Galileo mampu menyingkirkan kosmologi lama dengan begitu meyakinkan dan kemudian menetapkan hipotesis Copernicus sebagai teori ilmiah yang shahih. Galileo adalah orang pertama yang memadukan percobaan ilmiah dengan bahasa matematika oleh karena itu ia dianggap sebagai bapak ilmu modern”filsafat”.

Francis bacon yang dengan tegas dia menyerang aliran-aliran filsafat tradisional dan mengembangkan semangat baru dalam percobaan ilmiah. Bacon merupakan orang pertama yang merumuskan teori tentang produsen induktif dengan sangat jelas dan manarik kesimpulan umum dari percobaan-percobaan itu. semangat bacon menimbulkan perunahan yang luar biasa pada hakikat tujuan ilmiah. Sejak zaman kuno tujuan ilmu adalah untuk mencari kearifan, dengan memahami tatanan alam dan kehidupan yang harmonis dengan alam. Ilmu dicari demi keagungan tuhan. Sejak Bacon, tujuan ilmu berubah menjadi pengetahuan yang dapat digunakan untuk menguasai dan mengendalikan alam. Pandangan Bacon kemudian disempurnakan oleh Rene Descartes dan Newton. Rene Descartes dianggap sebagai pendiri filsafat modern. Dia tidak menerima semua pangetahuan tradisional, tetapi siap membangun suatu system pemikiran baru yang utuh. Kepercayaan pada kepastian pengetahuan ilmiah berasal dari dasar filsafat ala Descartes dan dasar pandangan dunianya yang diambil dari filsafat itu, dan disinilah Descartes membuat kesalahan. Fisika abad kedua puluh telah menunjukan tidak ada kebenaran mutlak dalam ilmu, bahwa semua konsep dan teori kita bersifat terbatas dan hanya berupa pikiran. Kepercayaan ala Descartes pada kebenaran ilmiah masih tersebar luas pada saat ini tercermin dalam “scientism” yang telah menjadi ciri kebudayaan barat. Penerimaan pandangan Cartesian sebagai kebenaran mutlak dan sebagai satu-satunya cara shahih bagi pengetahuan telah memainkan peranan penting dalam menghasilkan ketidakseimbangan budaya kita. Inti dari metode Descartes adalah keraguan yang mendasar. Dia meragukan segala sesuatu yang dapat diragukannya, semua pengetahuan tradisional, kesan indrawinya, dan bahwa kenyataan bahwa dia memiliki tubuh sekalipun, hinga dia mencapai satu hal yang tidak dapat diragukannya lagi, keberadaan dirinya sebagai pemikir, oleh karena itu dia sampai pada peryataannya yang terkenal “cogito,ergo sum”, “saya berpikir, maka saya ada” disini dia menyampaikan bahwa esensi hakikat manusia terletak pada pikirannya. Metode Descartes bersifat analitik, bagi dia alam semesta adalah sebuah mesin dan tidak lebih dari sekedar mesin, alam bekerja sesuai dengan hokum-hukum mekanik. Teori agung Newton tidak lain adalah perkembangan dari pemikiran Descartes. Isaac Newton adalah orang yang menyadari mempi Descartes, dia menciptakan suatu metode yang sama sekali baru yang kini dikenal dengan kalkulus diferensial yang jauh melampaui teknik-teknik matematika Galileo dan Descartes.

Adanya teori relativitas khusus dan cara pandang baru tentang radiasi elektromaknetik yang menjadi ciri teori quantum, teori fenomena atom. Ini adalah prestasi intelektual yang luar biasa Albert Einstein disinilah fermulaan fisika baru.

3. Sisi Gelap Pertumbuhan

Pandangang dunia ala Descartes yang mekanistik telah berpengaruh kuat pada semua ilmu kita dan cara berfikir barat pada umumnya. Metode mereduksi fenomena yang kompleks menjadi balok-balok bangunan dasar dan metode mencari mekanisme yang dipakai untuk berinteraksi, sekarang metode ini dikenal sebagai metode ilmiah. Pertumbuhan teknologi yang berlebihan telah menciptakan suasana lingkungan dimana kehidupan menjadi tidak sehat baik secara fisik maupun secara mental. Udara yang tercemar, suara yang mengganggu, kemacetan lalu lintas, bahan pencemar kimia, bahaya radiasi dan banyak sumber stress fisik dan psikologis.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Januari 2010
S S R K J S M
« Mar   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Halaman

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: